Langsung ke konten utama

Musrenbangdes Pengalihan Anggaran Dana Desa Tahun 2020


Sabtu, 2 Mei 2020 Pukul 20.00 WIB bertempat di Aula Balai Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Musrenbangdes dihadiri oleh Kepala Desa Krangean beserta perangkat desa, BPD dan Anggotanya, Forkopimcam, tamu undangan dari unsur kelembagaan dan tokoh pemuda serta tokoh agama Desa Krangean. 
Maksimal 36% untuk penanganan Covid-19 dari dana DD.
Selama 3 bulan, ketentuan dari pusat belum ada dana. Dana dari Pusat dan Provinsi, mencari dan menjaring warga yang terken dampak dan disaring selektif mungkin yaitu KK yang termiskin dan jangan ada yang menerima dobel atau ganda.
Musdes Desa Krangean agar ada kesepakatan dengan seluruh warga dalam pengalihan dana yang sudah diposkan sebelumnya mulai dari pengerjaan jalan RT dan juga pembangunan lainnya.
Per 27 April lalu peraturan berubah-ubah
29 milyar dibagi sebKabupaten
129 jt per Desa
Belum memutuskan
Edaran 8 diganti no 11 dari Kementerian dengan adanya Covid-19 ini.
Kegiatan yang sudah ada harus dipending dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Sasaran penerima BLT yaitu keluarga miskin, dan Non PKH.
Kriteria keluarga miskin ada 14 kriteria, sesuai dengan mekanisme DTKS dari kondisi rumah, makan dan sebagainya.
Pendataan oleh tim Relawan desa, mulai dari RT ke RW dan ke tingkat Desa.
Sinkronisasi dari Data DTKS dan non DTKS serta sudah terjaring datanya dari desa.
Metode dan mekanisme dana desa yang kurang dari 800jt 25%
800jt-1,2M maksimal 30%
Diatas 1,2M maksimal 35%
Akan dialokasikan selama 3 bulan dari bulan April, Mei, Juni per bulan 600rb jadi total 1,8jt

Dalam pengalihan anggaran akan ada adanya skala prioritas untuk pengalihan dana sesuai kebutuhan. Semisal dalam prioritas alokasi anggaran dalam pembangunan baik untuk pembangunan jalan maupun pembangunan lainnya dengan reAlokasi Anggaran dana untuk penanganan Covid-19 yaitu dari penjaringan BLT dan juga penangan Covid-19 di desa Krangean.

35% 463jt dari 1,2 M
Terdapat 2480 KK di Desa Krangean
Sekitar 780 PKH
Sekitar 300 KK PNS

ReAlokasi Pembangunan dari Anggaran DD atau penundaan dalam skala prioritas :
Aspal dusun 5 125jt
Aspal dusun 2-3 wetan 380jt
Aspal dusun 2 kulon 100jt
TK Paud dusun 4 288jt
Air bersih 30jt
Irigasi picung 51jt
aspal picung 32jt
Talud lapangan bola 10jt
RTLH 100jt

Hasil keputusan untuk penundaan pembangunan dan dialihkan ke dana BLT Covid-19:
1. Aspal Dusun Batur keseluruhan 125jt
2. Aspal Dusun 2 kulon keseluruhan 100jt
3. Lokasi picung keseluruhan 83jt
4. Aspal Dusun 2-3 (152jt) dikurangi volume menjadi 228jt dibuat RAB ulang

Pembangunan yang dialihkan ditunda sampai dengan Tahun 2021. Semua punya kewajiban untuk menyampaikan ke seluruh warga masyarakat diwilayahnya agar menjadi pemahan bersama dalam penangan Covid-19 melalu BLT dengan besaran 600rb per KK selama 3bulan.

Jika dana ada 463 jt itu dibagi dengan 1,8jt mendapat usulan sebanyak 257kk. Jika memenuhi untuk kriteria menjadi 7kk per RT masih diusulkan untuk pendataan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Relawan Posko KraBat

Relawan Posko KraBat adalah relawan dari pemuda Dusun Krangean dan Dusun Batur. Dengan adanya Pandemi Covid-19 atau biasa dikenal dengan virus Corona ini pemuda KraBat inisiatif membuat Posko untuk penanganan pencegahan virus corona atau Covid-19 agar tidak masuk ke wilayah Desa Krangean. Posko ini dibuat dan beroperasi dari tanggal 28 Maret 2020 s.d 29 Mei 2020. Sudah ada kunjungan langsung dari Satgas Relawan Pencegahan Covid-19 dari Propinsi Jawa Tengah yang diperintahkan langsung oleh TIM Relawan Gubernur Jawa Tengah Bpk. Ganjar Pranowo sebagai perhatian karena Desa Krangean termasuk Desa paling banyak Pemudik atau Perantau baik dari daerah DKI Jakarta maupun dari daerah lain. Sehingga menjadi perhatian bersama agar bisa memantau dan mendata para pemudik yang melewati Posko.